malam haflah

 Mua bilang apa ya๐Ÿค”.....

Apa ukuran kebahagiaan bagi manusia? Mungkin sangat beragam jawabannya. Ada yang bahagia itu karena cita-citanya terwujud, kaya punya banyak uang, punya gelar sepanjang nama, jabatan dan pangkat dimana-mana, banyak disukai wanita/pria, macam-macam ukuran kebahagiaan dengan versi masing-masing individu. Tidak salah, wajar saja kita bahagia ketika meraih itu semua. Tapi apakah kebahagiaan ini sudah diletakkan pada tempatnya? Semua orang bebas merasakan apapun, termasuk menginterpretasikan kebahagiaan masing-masing. Tapi apakah itu makna atau hakikat kebahagiaan yang sesungguhnya? Tentu bukan y, makna kebahagiaan yang sangat fundamental dan filosofis. Yakni kebahagiaan spiritual yang sampai kepada Pemilik dan Pemberi kebahagiaan. Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang. Cara meraih dan merasakannya bermacam-macam. Salah satunya melalui sahabat yang mengingatkan kita pada kebaikan dan pentingnya memaknai setiap proses dalam segala apapun walaupun sekecil apapun. Termasuk proses sampai disini.

Dulu,pernah ingin mundur selangkah saja. Namun, langkah itu justru malah selangkah maju dan terus melangkah, pada akhirnya sampai pada titik mlm ini.

Finally Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah...


PESAN PESAN LIBUR (K.H. ABDUL KARIM ABDUL GHOFUR) NURUL BAYAN

PESAN PESAN LIBUR (K.H. ABDUL KARIM ABDUL GHOFUR) NURUL BAYAN

       

Pesan-pesan liburan, K.H. Abdul Karim Abdul Ghofur

         Alhamdulillah segala puji dan syukur hanya milik-Nya dan selawat serta salam hanya tercurahkan kedapa putra terbaik, Nabi Muhammad SAW, semoga kelak kita mendapat syafaatnya, amin. Pada kesempatan ini alfakir sedikit engalng kembali pesan -pesan bapak pimpinan di malam Haflah 2021. beliau akan menyampaikan beberapa pesan yang sasarannya akan  dikemas dalam empat terma;  pertama pesan untuk santri, kedua pesan untuk wali santri, ketiga p esan kepada simpatisan dan yang keempat kepada seluruh cipitas lembaga.

         Sebelum sampai pada titik tekan pesan-pesan, beliau menyampaikan rasa syukur akan berjalannya proses belajar menagajar ditengah masalah dunia yang melanda yaitu covid19 namanya karena bagimanapun umumnya dengan adanya covid memberikan dampak besar terhadap pengajaran seperti halnya harus daring hingga saat ini, harapannya kedepan bisa jauh lebih baik agar kita bisa beraktivitas normal sebagaimana biasa. Disatu sisi beliau menyampaikan rasa maaf yang tulus kepada seluruh cipitas lembaga, wali santri dan lainnya terkait kebijakan pondok yang kadang tidak sejalan dengan wali terkait masalah kunjungan wali untuk menjenguk para mujahid mujahidahnya sehingga tidak jarang ada beberapa komentar yang tertuang  di sosmed (whats up) yang bersikan komplin wali, untuk meyakinkan para wali beliau sedikit memberikan contoh hal serupa yang dilakukan oleh beberapa pondok besar di jawa  yang terkait kebijakan protol kesehatan seperti gontor, tambak beras di jombang, di pasuruan, dan pondok besar lainnya namun itu semua kita yakin tidak lain hanya untuk memberikan kenyamanan bersama dan demi keberlangsungan peroses belajar mengajar dengan baik. Dan adapun pesan-pesan itu adalah; 

  • Pertama, kepada semua santri harus diingat selalu kedelapan pesan pondok; 1) selalu berjaah disetiap shalat. 2) selalu mentikror hafalannya yang sedikit, 3) menntilawah atau membaca qurannya setiap hari, 4) membaca dasar ilmu dari segi bahasa, ilmu social dan ilmu apa saja. 5) pakain harus senantiasa baik dan pantas karena bagaimanapun pakaian adalah salah satu cara melihat karakter anak. 6) anak jarus membantu orang tua sesuai dimana orang tua mempunyai lahan kerja dan profesi. 7) anak senantiasa pandai bergaul dengan kawannya dalam artian dia harus masuk dalam lingkungan kawannya agar dia mulai mengenal mana baik dan buruk. 8) dengan dia mulai mengenal karakter kawannya dia harus niat pelan-pelan mewarnai kawannya dengan nilai-nilai kebaikan atau kata lainnya dakwah, mulai mengajak temannya dalam koridor yang mengarah pada kebaikan. Kedelapan pesan tersebut harus diniati harapannya bisa menjadi bekal untuk kembali dan terus melanjutkan proses belajarnya. 
  • Kedua, sebagaimana bentuk keberlanjutan dalam mendidik, orang tua mempunyai peran besar dalam menetukan arah anak-anak pada saat berlibur, kaitannya dengan bersosmed kita tidak bisa lepas dengan sosial media dia mempunyai dampak buruk di satu sisi juga memberikan manfaat, maka perlu kita melihat dan mengatur anak dalam pemakaiannya, maka dari itu, pondok juga memberikan beberapa catatan agar menjadi petunjuk jalan dalam berkegiatan dirumah,karena bagaimanapun mereka dalam proses pertumbuhan maka perlu diarahkan. Jika tidak dia akan liar seliar liarnya seperti kuda yang baru lepas dari kandangnya. Begitu juga dengan keberagaman profesi wali santri setidaknya bisa membantu, jika menjadi seorang guru maka tugaskan mereka dengan tugas-tugas akademik, jika menjadi seorang pengusaha maka pelan-pelan mulai mengenalkan mereka bagimana cara berwirausaha dengan baik dan sehat, jika menjadi jamaah tabligh (dai) maka mari mengajak mereka dengan khuruj, jika mejadi seorang petani maka latihlah agar bertani yang baik dalam rangka melatih karakter kerja mereka  serta menanamkan jiwa kerja keras jika ingin mendapatkan sesuatu.  Jika semua itu sudah kita jaga bersana maka anak akan terus mendapatkan asupan yang terus berkelanjutan dan berkembang dari sisi akademik dan karakternya.
  • Ketiga, pesan ini disampaikan kepada simpatisan, tokoh masyarakat dan masyarakat luas umum lainnya perlu diingat selalu bahwa pondok adalah Lembaga pendidikan yang tentunya banyak kekurangannya, namun itu manjadi hal yang sangat umum karena bagaimanapun tidak ada lembaga yag tidak punya kekurangan tentunya itu semua akan terus dievaluasi dalam rangka penguatan dari segala lininya, itulah pondok secara umum yang identik dengan kelebihan dan kekurangannya yang terus menutupi kekurangan, menghidupkan nilai-nilai kegamaan, dan selalu memikirkan jangka panjangnya yang berkeabadian untuk umat.
  • Keempat, berpesan juga kepada cipitas lembaga, majlisul a’wan, dan guru-guru untuk senantiasa terus berusaha untuk meningkatkan lembaga, mengevalusi seluruh kagiatan dan proses belajar mengajar baik secara harian, mingguan, bulanan karena itulah yang mejadikan pondok terus exis dalam setiap kegiatannya yang mengarah kepada proses jangka panjangnya. Ketika pondok terus memikirkan kuliatas jangka panjangya ada lima hal yang yang harus senantiasa diingat; pertama, berfiki kualiatas pendidikan dan pengjarannya dan perangkatnya seprti guru-guru, (SDM) sumber daya manusia, kaderesasi harus terus dimunculkan. Kedua, sarana pondok yang harus terus dipikirkan, harus sesuai dengan jumlah dan kebutuhan. Ketiga, ekonomi lembaga harus terus dipikirkan dan dikembangkan yang bertujuan untuk kesejahtraan guru-guru pondok jangka Panjang. Keempat, kaderisasi harus terus bermunculan, bagiamanapun pondok harus diisi oleh orang yang faham betul dengan tujuan panca jangka pondok, faham dengan perjuangan dan falsafah dan itu semua dimiliki oleh orang yang pernah terjun merasakan suasana pondok dan bukan berarti guru luar tidak mampu tentu semua ada hal yang berbeda dengan  arah dan tujuan masing-masing lembaga, tentu kita juga banyak kekurangan namun itu semua kita yakini sebagai peroses perjuangan panjang untuk perkembangan pondok dimasa yang akan mendatang.

        Itulah beberapa hal yang penting yang harus disampaikan dalam acara haflah tersebut, semoga pesan ini bisa memberikan gambaran akan kesungguhan lembaga untuk terus meningkatkan kualitas baik akademik maupun non akademik serta menambah kepercayaan masyarakat kepada lembaga dan pada akhirnya bisa menjadi pusat pembelajaran yang sangat evektif untuk menghidupkan nilai-nilai keagamaan. Amin allahumma Amin. Wallahu a’lam.   



Kergaman indahnya banyaknya kegiatan

Yang intinya, bagaimana nantinya kamu bisa disalah satu kgiatan itu mejadi brendmu dan sykur bisa bnyaknya kegitan kamu kompetent dalam segala bidang tenyunga ajuh lebih baik.


Menikahlah diwaktu yang tepat

Menikahlah diwaktu yang tepat

Jangan Menikah hanya karena jatuh cinta, atau bahkan karena malu dibuli dan lain sebagainya namun menikahlah karena kamu yakin surga Allah lebih dekat bersamanya.
MENIKAH
Menikah itu bukan tentang siapa mampu cepat dia dapat. Bukan juga tentang gengsi takut di bilang tidak laku, bukan karna kebelet ingin cepat menyalurkan nafsu. Menikah itu jika kau sudah mampu. Mampu menerima pasanganmu apa adanya.Tak hanya dalam bentuk fisik yg nantinya berubah renta, tapi tentang perasaan yg nantinya kau jamin, akan sama seperti janji saat akad tiba.
Menikah itu, harus siap ketika kau menemukan suatu kelebihan pasanganmu, dan seribu kekurangannya, bersyukur dengan yang ada padanya, dan memeluk erat semua kekurangannya, seraya memperbaiki tanpa menuntut lebih.
Menikah itu bukan hanya janji sehari, tetapi janji hati setia sampai mati, menikah itu berarti kau sudah harus siap tak melirik siapapun lagi.
Karena di luar sana, saat itu atau nanti, pelan tapi pasti, akan banyak orang orang tak tahu diri, yang menginginkan kau meninggalkannya, dengan segala bentuk godaan atas kelebihan yang tak kau temukan di pasanganmu.
Menikah itu, ketika kau harus siap dengan segala rasa bosan berhadapan dengannya setiap hari, mencium aroma tubuhnya walau tidak mandi, melihat mata ngantuk ya ketika bangun pagi, kau harus siap ketika tampan atau cantiknya tak abadi.
Kau harus bisa mengatasi rasa bosanmu sendiri, tanpa sekalipun berniat pergi, semua bisa kau bagi tanpa harus mencari lagi, jika kau mau menua bersama, kau juga harus belajar bersama, memahami arti sebuah hidup, dalam tujuan pertemuan dan kebersamaan
Sampai akhir hayat nanti...๐Ÿค

SEYUM MANISKU DI HARI YANG KUTUNGGU

SEYUM MANISKU DI HARI YANG KUTUNGGU

SEYUM MANISKU DI HARI YANG KUTUNGGU

 
     Hari yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Antusiasme para Santri/Maha santri sangat tampak gembira dalam menyambut tradisi perpulangan menjelang Puasa, Lebaran dll. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perpulangan santri dibagi menjadi banyak gelombang. Kami termasuk Gelombang pertama dikhususkan untuk Maha Santri yang dari luar daerah yang dilaksanakan pada hari Rabu, 7 April 2021. Sejak Hari-hari terakhir ujian (UAS) Tampak jelas wajah bahagia terpancar di wajah, ingin bertukar cerita dengan orang tua dan orang terdekat lainnya. Jelasnya ingin sejenak bebas dari kejar-kejaran waktu, ingin bernafas lega menyambut Romadhan Karim, dengan niat menghidupkan masjid menebar taujihad, walau hanya satu dua kata. Namun ingatlah selalu untuk bisa kita sampai pada tahap ini,  butuh perjuangan yang tidak mudah. Kita harus menuntaskan beberapa persyaratan yang tidak boleh ditawar, seperti menyelesaikan target hafalan, khataman Alquran 1/2 juz di setiap sebelum ujian, menuntaskan tugas-tugas akademik di kampus, yang berkenaan dengan penilaian akhir semester, menuntaskan AKPAM (Angkat Kredit Penunjang Mahasiswa) dan menuntaskan administrasi kampus. Hal ini sebagai wujud penguatan pendidikan karakter bagi maha santri agar kita  menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki kedisiplinan yang tinggi. Maka dengan ini karena untuk sampai pada hari itu sangatlah bnyak prosesnya bahkan tidak jarang keluar kata yang tak panyas di sebut,  seyogyanya sebagai bekal kita untuk tidak lepas dari hal-hal yang sudah menjadi kebiasaan baikdi kampus, baik itu paksaan ataupun atas dasar kesadaran yang tinggi, bukan di ditinggalkan tapi ditingkatkan sebaik mungkin, bukan dirusak tapi harus dijaga, dijaga agar tetap terasa dampaknya. Sa'id Nursi mengingatkan Ada tiga hal yang harus senantiasa diingat selalu dalam mengajak orang berbuat baik (dakwah) pertama dengan _bilhฤl_ kedua _billisan/bilkhithobah_ ketiga _bilkitah_. Kita dituntut untuk mahir di ketiga-tiganya, jika tidak, pilihlah antara salah  satunya, guna memantaskan diri dari waktu ke waktu. Kembangkan terus olahpikir, olah dzikir, olahrasa, dan olahraga  dengan sendirinya waktu kita stidaknya bisa terarah amin allahumma amin.

BACA JUGA INI:
http://irefendi03mhs.blogspot.com/2020/09/di-zaman-yang-serba-serbi-ini-kita.html ingatlah karena Salah memanfaatkan waktu kita akan jauh meningkat, karena waktu juga kita akan jauh tersesat.
        Dengan demikian lengkaplah wujudkanlah SEYUM MANIS DI HARI YANG KITA TUNGGU. Dan Akhirnya,  kita ucapkan selamat berlibur dan semoga ilmu kita yang sedikit ini terasa banyak dan bermanfaat di lingkungan sekitar selama liburan.

#Banustra2021

Ali Bin Ali Thalib, 07-04-2021


 Berwisata, Tadabbur Alam

Berwisata, Tadabbur Alam


        Keindahan alam semesta merupakan bukti akan rasa syukur kita terhadap ciptaan-Nya. Lebih singkatnya melihat pesona alam negeri ini  memang tidak ada duanya. Bertempat disalah satu kebupaten, ponorogo namanya, tetapi sebelumnya, apakah teman-" Traveller semua tahu Jika dibalik beberapa keindahan negeri ini, ada sebuah cerita yang menarik dibaliknya. Konon cerita dari beberapa sumber dan warga sekitar dan lainnya tempat  ini menjadi sebuah legenda, mitos dan saksi bisu dari terbentuknya sebuah tempat wisata. Salah  satunya adalah telaga Ngebel, sebuah pesona wisata Telaga yang berada di daerah Ponorogo. Lebih tepatnya, danau ini berada di perbatasan antara Ponorogo dan juga kabupaten Madiun. Ketenangan dan keindahannya akan mempesona setiap wisatawan yang datang berkunjung. Apalagi, saat mendengar sebuah cerita yang berkembang tentang Telaga Ngebel ini. Kunjungi dan  temukan khasannya dengan berkunjung.

        Begitu juga dengan tempat wisata yang satu ini Mloko Sewu namanya , Wisata di Ponorogo yang Padukan Keindahan Alam yang tertata rapi, daerah perbukitan yang kurang lebih berada di ketinggian 800 mdpl (meter di atas permukaan laut). Tempat wisata ini berada di kawasan hutan pinus Perhutani Ponorogo. Jadi klo diantara nama planet ada venus tapi di tempat  wisata ini ada vinus yang bertebaran dengan keindahannya.๐Ÿ‘๐Ÿ™Tempat ini biasanya sangat rame, karena ada tawarkan beragam spot selfie cantik dengan alam yang juga indah, sejuk, dan tentunya nyaman yang tak jarang orang meninggalkannya dengan seribu kesan cantik dan  lokasinya juga tidak jauh dari Telaga Ngebel yang penuh dengan cerita tadi.

       Namun ternyata, diatara sekian tempat wisata yang ada di Ponorogo salah satunya juga yakni Pemandian Air Panas “Tirta Husada” yang ada di desa Wagir Lor kecamatan Ngebel, yang tidak jauh dari dua tempat wisata diatas. Sumber air panas yang terletak di bawah dan sekitar jembatan serta ditengah area persawahan, saat ini telah tersedia dua kolam renang untuk anak-anak dan dewasa, rumah-rumah pohon yang didesign cukup cantik, ada juga kolam-kolam kecil yang ditata rapi sehingga kita bisa memilih menurut kadar tingkat panasnya air, yang tentunya disediakan untuk para wisatawan yang datang. Tempat ini juga tidak jauh berbeda dari tempat pemandian air panas lainnya seperti pemandian air panas yang ada di Pacet. Namun sayangnya kebetulan ada beberpa kolam-kolam sedang ada perbaikan, dan kabarnya semua tempat ini pengunjungnya luar biasa rame pada umumnya,  namun pada saat kami berkunjung di tiga tempat ini terkesan tidak ramai, hanya ada beberapa orang saja, salah satu penyebabnya tidak lain karena faktor covid, iya covid yang tak kunjung selesai.๐Ÿ˜€๐Ÿ™ Harapannya semoga cepat sembuh, agar bisa menambah pundi-pundi reziki di tempat wisata seperti ini. Intinya adalah tadabbur alam, mengingat kebesaran Allah sebagaimana orang-orang beriman yang berfikir, tentu akan memahami bahwa semua yang terjadi di alam ini diciptakan oleh Allah tidak untuk sia-sia. Selayaknya bagi manusia beriman, tadabbur alam menjadi sarana peningkatan iman. Semakin besar rasa cinta kita pada Allah SWT. Sebab karena-Nya kita bisa menikmati alam yang indah ini.

Ali Bin Abi Thalib, 07-04-2021