Perkara Yang Mendatangkan dan Menghambat Rezeki serta Menambah dan Mengurangi Umur Ta'limul Muta'allim

Perkara Yang Mendatangkan dan Menghambat Rezeki serta Menambah dan Mengurangi Umur Ta'limul Muta'allim

Berbicara rezeki, secara umum setiap rezeki yang kita dapatkan datangnya dari Allah SWT. Rezeki tidak terbatas dengan materi. Adapt makanan, kesehatan, panca indera yang masih normal, keluarga, anak dan lain sebagainya juga  bagian dari rezeki yang Allah titipkan kepada setiap hambaNya.
Jika dilihat dari makna bahasa yang asal katanya رزق- يرزق - رزق  yang maknanya pemberian, bagian, atau porsi. 
Kita yakin bahwasanya rezeki itu akan datang, seseorang sudah terjamin rezekinya dari Allah SWT dan tidak akan salah,kemudian kita tanpa usaha untuk menjemputnya, seperti yang ditegaskan dalam firmanNya dalam surat al jumuah yang artinya " Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertaburannlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah SWT dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung." (Al jumu'ah ayat 10) 

Dari penafsiran ulama ar-Razi bahwasanya jikalau seroang hamba sudah menunaikan perintah Allah SWT (Shalat) hendaknya kita bergegas dengan mencari rezeki, tentunya setelah shalat dzikir dan lain sebagainya, alangkah baiknya setelah shalat kita bergegas dan bergerak, tidak pula bermalas-malasan hingga terkesan kita menginginkan rezeki tapi tanpa adanya usaha, yakin dan usahalah yang melengkapi dan mempercepat datangnya rezeki, jangan takut selama seseorang hamba meminta kemudian dibarengi dengan usaha dan doa, maka Allah akan selalu bersama hamba-hambanya. 

BACA JUGA : MENJEMMENJEMPUT KEBERKAHAN ILMU


Dalam kitab Ta'limul Muta'allim juga memberikan kita pencerahan serta kehati-hatian dalam berbuat, anjuran-anjuran bagi setiap penuntut ilmu bisa terjaga dan memberikan kebaikan dunia akhirat seperti yang di janjikan oleh Allah SWT. Berikut Perkara Yang Mendatangkan dan Menghambat Rezeki, Menambah dan Mengurangi Umur dalam kitab Ta'limul Muta'allim;


1. Hendaklah penuntut ilmu memiliki pengetahuan dalam mencari rezeki dan cara menjaga kesehatan, sehingga dapat fokus dalam menuntut ilmu.

2. Tidak ada yang bisa menolak takdir kecuali Do'a dan tidak ada yang menambah umur kecuali kebaikan.

لايرد القدر إلا الدعاء ولا يزيد في العمر إلا البر

3. Seseorang akan terhalang rezekinya karena maksiat yang ia kerjakan, terutama kebohongan.

ارتكاب الذنب سبب حرمان الرزق خصوصا الكذب يوثر الفقر 

4.Banyak tidur akan menyebabkan kemiskinan dan kefakiran ilmu.

كثرة النوم تورث الفقر وفقر العلم


5. Kebahagiaan manusia ketika bisa berpakaian yang baik, mengumpulkan ilmu dan menghindari ngantuk

سرور الناس في لبس اللباس # وجمع العلم في ترك النعا س


6. Jangan biarkan waktu malam berlalu tanpa makna.

أليس من الخسران أن لياليا # تمر بلا نفع وتحسب من العمر


7. Bangun malam lah siapa tahu anda mendapatkan petunjuk (Allah), sampai kapan engkau tidur sedang umurmu terus berkurang.

قم يا هذا لعلك ترشد # إلى كم تنام الليل والعمر ينفد


8. Diantara penyebab kefakiran adalah tidur telanjang, buang air kecil telanjang, makan dalam keadan junub, rebahan, membiarkan sisa makanan terlantar, membakar kulit bawang merah dan putih, menyapu rumah dengan kain, menyapu rumah malam hari, membiarkan sampah di rumah, berjalan mendahului guru, memanggil orang tua langsung dengan namanya, membersihkan gigi dengan benda yang keras, mencuci tangan dengan tanah dan debu, duduk di tengah pintu, bersandar di salah satu tiang pintu,  wudhu di tempat orang rekreasi/bersantai, menjahit baju yang robek dalam keadaan masih dipakai, mengeringkan muka dengan pakaian, membiarkan sawang (bait ankabut) ada di rumah, menyia-nyiakan sholat, buru-buru keluar dari masjid setelah sholat subuh, bergegas cepat ke pasar dan melambatkan diri balik darinya, membeli potongan roti yang jatahnya orang miskin, meminta dan berdoa hal yang buruk kepada anak kandung, meninggalkan bejana dalam keadaan terbuka, meniup lilin dengan nafas, menulis dengan pulpen terikat, menyisir dengan sisir yang sudah patah, meninggalkan doa yang baik untuk kedua orangtua,  memakai sorban dalam keadaan duduk,   memakai celana berdiri, pelit, tertalu ngirit, boros, malas, menunda-nunda dan meremehkan hal-hal yang penting.


9. Turunkanlah rezeki dengan shadaqah dan bergegas pagi-pagi akan menambah nikmat terutama rezeki. Tulisan yang bagus juga pembuka pintu rezeki, begitu pula wajah yang ceria dan perkataan yang baik akan menambah rezeki. 

استزلوا الرزق بالصدقة والبكور مبارك  يزيد في جميع النعم خصوصا في الرزق وحسن الخط من مفاتيح الرزق وبسط الوجه وطيب الكلام يزيد في الرزق


10. Menyapu halaman dan mencuci bejana menyebabkan kekayaan. 

كنس الفناء وغسل الإناء مجلبة للغنى


11. Penyebab yang paling kuat untuk menarik rezeki adalah menjalankan sholat dengan takzim dan khusuk, menjalankan rukun-rukunya secara sempurna, dan wajib shalat, sunnahnya dan adabnya, sholat Dhuha, membaca waqiah pada malam hari, membaca surah al-Mulk, al-Muzammil, dan Surat Allail, dan al-Insyirah, bergegas ke Masjid sebelum adzan, selalu menjaga kesucian, menjalankan dua rakaat sebelum sholat subuh, dan Witir di rumah, tidak berbicara perkara dunia setelah witir, jangan terlalu banyak bergaul dengan perempuan kecuali dengan tujuan yang jelas, tidak berbicara perkara yang tidak jelas.


12. Orang yang sibuk dengan dengan perkara yang tidak penting maka akan ditinggalkan oleh perkara yang penting

من اشتغل بما لا يعنيه يفوته ما يعنيه


13. Jika akal sempurna maka bicaranya menjadi sedikit. 

إذا تم العقل نقص الكلام


14. Jika sempurna akal maka sedikitlah bicaranya, dan yakinlah dengan kebodohan orang jika banyak bicaranya.

إذا تم العقل المرء قل كلامه # وأيقن بحمق المرء إن كان مكثرا


15. Hendaklah bicaranya orang yang berilmu indah/baik dan diamnya adalah keselamatan.

النطق زين والسكوت سلامة
16. Diantara yang menambah rizki adalah membaca sebelum subuh
17. Membaca setiap pagi
سبحان الله العظيم سبحان الله بحمده أستغفر الله وأتوب إليه
لاإله إلا الله الملك الحق المبين
18. Membaca setelah subuh 33 kali
الحمد لله وسبحان الله ولا إله إلا الله
19. Setelah solat maghrib baca istighfar 70 kali dan hauqalah dan membaca shalawat atas Nabi. 20. Membaca Bacaan pada hari Jum'at sebanyak 70 kali:

اللهم أغنني بحلالك عن حرامك واكفني بفضلك عمن سواك
21. Membaca tiap petang
الله العزيز الحكيم أنت الله الملك القدوس أنت الله الحليم الكريم أنت الله خالق الخير والشر أنت الله خالق الجنة والنار عالم الغيب والشهادة عالم السر وأخفى أنت الله الكبير المتعال أنت الله خالق كل شيء وإليه يعود كل شيء أنت الله ديان يوم الدين لم تزل ولا تزال أنت الله لا إله إلا أنت أنت الله أحد الصمد لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد أنت الله لا إله أنت الرحمن الرحيم أنت الله لا إله إلا أنت الملك القدوس السلام المؤمن المهيمن العزيز الجبار المتكبر لا إله إلا أنت الله الخالق البارئ المصور له الأسماء الحسنى يسبح له ما في السموات والأرضوهو العزيز الحكيم*
22. Yang menambah umur adalah berbuat baik, tidak menyakiti orang, menghormati orang yang tua, silaturrahmi, membaca pagi dan petang membaca tiga kali

سبحان الله ملء الميزان ومنتهى العلم ومبلغ الرضا وزنة العرش والله أكبر
23. Tidak memotong pohon yang masih hidup kecuali dalam keadaan darurat, menyempurnakan wudhu, sholat dengan ta'zim, melaksanakan haji qiran, menjaga kesehatan, belajar tentang dasar-dasar ilmu kesehatan.

Dari beberapa poin diatas memberikan kita pandangan bahwa kita senantiasa mengevaluasi diri, sudah seberapa banyak amalan-amalan dan perkara Yang Mendatangkan dan Menghambat Rezeki, Menambah dan Mengurangi Umur, Seyogyanya bagi setiap insan terus berusaha menjadikan diri untuk lebih baik, meningkatkan keimanan akan takdir Allah SWT, karena dengan itu kita bisa lebih menerima dan ikhlas terhadap apa yang diberikan oleh Allah SWT. Semoga kita dijadikan hamba-hamba yang cinta ilmu dan gemar mengamalkannya. Amin allahumma Amin. 




Perkara yang memperkuat dan Membuat Lupa Ilmu

Perkara yang memperkuat dan Membuat Lupa Ilmu


Strategi dalam belajar sangatlah dibutuhkan untuk mencapai apa yang diinginkan, sama halnya dengan perjalanan, agar sampai pada tujuan kita harus memastikan bahwa jalan itu memang benar agar kita tidak tersesat bahkan tidak tahu jalan pulang. Sama halnya dengan belajar ketika kita mengetahui bagaimana seyogyanya seorang penuntut ilmu ia harus mahir dalam memilih milih jalan sehingga dengan itu dia bisa merasakan manfaatnya karena jalan untuk mencapai ilmu sesuai dengan ajaran dan adab-adab seorang penuntut ilmu. Dalam hal ini kembali kita menelaah kitab Ta'limul Muta'allim dimana  kita ini sangat masyhur di dunia pendidikan yang dikarang oleh syaikh  Nu'man bin ibrahim bin al-kholil az Zarnuji. Beliau banyak menyumbangkan khazanah dalam berbagai bidang keilmuan diantaranya adalah etika pelajar dalam proses pembelajaran bagaimana sejatinya seorang pelajar hingga akhirnya manfaat ilmu itu lebih terasa adanya. Pada halaman 40-42 kitab kuning Ta'limul Muta'allim seorang pelajar perlu memperhatikan hal-hal yang membuat cepat lupa dan sebaliknya hal-hal yang memperkuat ilmu itu agar senantiasa melekat dalam diri kita dan tentunya mudah dalam mengamalkannya. 

Maka dalam kitab Ta'limul muta'allim ini memberikan kita beberapa pencerahan bagi setiap pencari ilmu untuk lebih memperhatikan beberapa poin-poin penting berikut ini diantaranya;


1. Taatlah dan bersungguh-sungguhlah dan janganlah bermalas-malasan karena kelak kita pasti kembali kepada tuhanmu untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kita kita baik maka baik pula yang kita tuai jika buruk maka buruk pula yang akan kita temui. 

أطيعوا وجدوا ولاتكسلوا # وأنتم إلى ربكم ترجعون


2. Bagi setiap pelajar kita senantiasa berusaha menjadikan buku sebagai sahabat agar selalu di mutholaah atau diulang-ulang karena dengan mengulang-ulang dengan sendirinya ilmu itu akan kuat, ilmu itu akan selalu dihati mudah diingat sehingga pada saat kita menyampaikan sesuatu itu, dia mengalir dan tentunya manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang.

من لم يكن الدفتر في  كمه لم تثبت الحكمة في قلبه

  

3. Hendaklah seseorang memiliki buku catatan untuk menulis hikmah-hikmah yang didapatkan dari apa yang didengar dan alami. Karena seseorang mempunyai penyakit lupa maka salah satu cara yang ampuh dengan kita menulisnya, diikat dengan tulisan jika tidak dia akan lari bahkan tidak kembali, maka buku catatan manjadi bagian terpenting yang tidak mudah dilupakan oleh satiap pelajar. 


4. Diantara penyebab utama kuatnya hafalan adalah: Kesungguhan, ketekunan, mengurangi porsi makan, sholat malam, dan membaca al-Qur'an


5. Membaca al-Qur'an dengan melihat merupakan amalan yang utama

أفضل أعمال أمتي قراءة القرآن نظرا


6. setelah solat hendaklah membaca:

آمنت بالله الواحد الأحد وحده لا شريك له وكفرت بما سواه


7. Membaca banyak sholawat atas Nabi dan menghindari kemaksiatan sebagaimana pesan Imam Syafi'i:

شكوت وكيع سوء حفظي # فأرشدني إلى ترك المعاصي

فإن الحفظ فضل من إله # وفضل الله لا يعطى للعاصي


8. Yang menyebabkan kuat hafalan juga bersiwak, minum madu, makan 21 kismis yang merah setiap hari ketika dalam keadaan lapar menyebabkan kuat hafalan dan terhindar dari penyakit.


9. Mengurangi dahak dan hal-hal yang lembab akan menguatkan hafalan.


10. Adapun yang menyebabkan lupa adalah dosa yang banyak, maksiat, kecemasan  dan kesedihan terhadap perkara duniawi.


11. Tidak sepatutnya bagi orang yang berakal mementingkan perkara dunia, karena lebih banyak madharatny daripada manfaatnya.


12. Kecemasan-kecemasan karena perkara dunia akan membuat hati menjadi gelap, sedang kecemasan-kecemasan karena perkara akhirat akan menjadikan hati mendapat cahaya dan akan tampak langsung dalam sholat.

هموم الدنيا لا تخلو عن الظلمة في القلب وهموم الآخرة لا تخلو عن النور في القلب ويظهر أثره في الصلاة


13. Kecemasan keduniawian akan mencegah orang berbuat baik, sedang kecemasan ukhrawi akan menuntun orang selalu berbuat baik

هم الدنيا يمنعه (الإنسان) عن الخير وهم الآخرة يحمله عليه


14. Menyibukkan diri dengan sholat yang khusyuk dan proses mencari ilmu menghilangkan kecemasan dan kesedihan 

الإشتغال بالصلاة على الخشوع وتحصيل العلمي ينفي اله والحزن


15. Yang menyebabkan lupa makan daun ketumbar yang masih basah, apel yang kecut, melihat orang disalib (hal yang mengerikan), membaca nisan, lewat antara dua unta yang berjalan berdekatan, membuang kutu rambut yang masih hidup, berbekam  di leher.


Beberapa point diatas memberikan kita pelajaran, renungan, sejauh mana kita memperkuat dan memberikan celah yang mebajadikan ilmu kita berlahan berkurang, maka seyogyanya setiap penuntut ilmu lebih memperhatikan kembali perkara-perkara itu semua, karena sungguh merugi jika ilmu itu sediri berlahan meninggalkan ahlinya karena disebabkan kelalain kita sendirinya. Semoga kita termasuk ahli ilmu yang diberikan Allah SWT kekuatan untuk menjaganya serta mengamalkannya dan dijauhkan dari perkara-perkara yang membuat kita lupa. Amin Allahumma Amin. 


Waallu'alam. 



Liburan Bertemakan Qur’anic camp dan Tadabbur Alam

Liburan Bertemakan Qur’anic camp dan Tadabbur Alam


Liburan Bertemakan Qur’anic camp dan Tadabbur Alam 

Berlibur adalah salah satu cara untuk menghilangkan kepenatan dari kegiatan belajar mengajar. Terkhusus untuk para mahasiswi yang universitasnya merupakan berbasis pesantren. Universitas Darussalam Gontor Putri Mantingan salah satunya. Selain belajar mereka juga aktif dalam hal berkegiatan dan berekstrakulikuler yang terdiri olahraga, olah rasa, olah pikir, dan olah dzikir. Pada masa pandemi covid-19 ini mereka tidak diperbolehkan untuk berlibur ke kampung halaman, melainkan digantikan dengan berjalan-jalan atau lebih tepatnya Study Academic keberbagai tempat dengan tema sesuai prodi masing-masing. Seperti prody Ilmu Al-Quran dan Tafsir semester 1, dengan tema “Qur’anic camp dan Tadabbur Alam”.

Air Terjun Srambangan Park adalah salah satu tujuan awal perjalanan mereka sebelum menuju Pondok Pesantren Isy Karima. Tempatnya berada di Jawa Timur, kabupaten ngawi. Ketika baru memasuki wisata ini, terlihat pohon-pohon yang menjulang tinggi, pohon aren yang terdapat dimana-mana, jalan yang berkelok, bersih, udara yang sejuk, tak sedikitpun sampah yang terlihat. Semua begitu indah karena menyatu dengan alam. Tak lepas pandangan kami sedikitpun untuk tidak memerhatikan sekitar. Bibir kami mengucap syukur albamdulillah, hati tak henti-hentinya mengucap kaliamatullah. Beberapa dari kami ada yang merenung sendiri meresapi betapa indah ciptaan-Nya. Sesekali ada juga yang berfoto untuk mengabadikan momen-momen  yang mengesankan.

Baca Juga dibawah ini: https://irefendiblog.blogspot.com/2021/04/berwisata-tadabbur-alam.html

Dalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 11 yang berbunyi: 

قل سيروْا في الأرض ثمّ انظروْا كيف كان عاقبة المكذبين 

Yang artinya: Katakanlah (Muhammad), “ jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu”. (Q.S. Al-An’an: 11). 

    Dari ayat tersebut Allah SWT menjelaskan bahwa kita diperintahkan oleh-Nya untuk bepergian serta menjelajahi seluruh alam semesta ini. Agar kita tau sekaligus memperhatikan akan indah ciptaan-Nya. Dan tak lain dari pada itu semua adalah rasa syukur. Syukur karena bisa memandangi dan melihat ciptaan-Nya yang begitu luas.

 Sepulang dari air terjun tawang mangu, tujuan setelah itu adalah pondok pesantren STIQ (Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an) Isy Karima yang berada di Tawang Mangu, Jawa Timur. Pondok pesantren yang sekitarnya dikelilingi oleh pemandangan alam yang bagus. Udaranya sejuk, damai, alunan Al-Qur’an terdengar dimana-mana, indah mata memandang. Dahulu tempat itu merupakan tempat yang jenderung melakukan kemaksiatan, seperti berjudi, mabuk-mabukan, barmain wanita dan lain sebagainya. Tempat yang sama sekali tidak tersentuh agama. Namun seiring berjalannya waktu pondok itu menjadi tempat untuk orang-orang penghafal Al-Qur’an. Disana kegiatan kami tak lain ialah karantina tahfidz selama 1 hari, malamnya melakuakan sharing-sharing seputar cara menghafal, tilawah, dan menjaga hafalan bersama para santri senior.

Dalam sebuah perkumpulan pagi hari, kami mendapatkan wejangan dari ust. Sihabuddin. Beliau berpesan “ Al-Qur’an menjadi prioritas utama dalam tholabul ‘lmi. Namun, tak mesti menghafal 30 juz Al-Qur’an, yang terpenting adalah adanya sebuah hafalan yang dipegang. Karena kelak itu semua akan menjadi pondasi kehidupan”, begitulah pesan yang disampaikan kepada kami. Dari situlah kami mulai memahami bahwa akar dari segala permasalahan kehidupan yang ada berpusat pada Al-Qur’an. Dengan Al-Qur’an seseorang akan mampu menjawab segala macam bentuk pertanyaan agar tidak melenceng atau salah dalam dalam menilai sesuatu. Karena ASHLUDDIN HUWA AL-QUR’ANUL KARIM.

BACA JUGA DI BAWAH INI: https://irefendiblog.blogspot.com/2021/09/hiduplah-bersama-al-quran.html

Maka dari pada itu dimana pun kita, jadi apapun kita kelak, jangan pernah meninggalkan Al-Qur’an. Mari sisingkan hari atau waktu kita untuk tilawah walaupun sekejap, tak perlu banyak-banyak asalkan istiqomah. Karena ketika kita rutin dalam melakukan segala sesuatu, maka itu akan menjadi sebuah kebiasaan. Dan rasakan bagaimana keberkahan yang kita dapatkan. Berkah hari, berkah waktu, dan berkah umur. Amin by. Nuril Riska Apriliani







HIDUPLAH BERSAMA AL QURAN

HIDUPLAH BERSAMA AL QURAN

Dimanapun kita berada kita dituntut untuk produtif dalam memanfaatkan waktu. kita telah tahu bersama membaca dan menghafal alquran sangatlah penting bagi setiap Muslim Muslimat karena dengan ia belajar membaca dan bahkan menghafal dengan sendirinya ia akan mendapatkan jaza' (balasan) Dari Allah SWT baik di dunia terlebih akhriat.

Sabtu menjelang siang kami sedikit diskusi tentang bagaimana alasan, tips-tips menghafal alquran, apa sajakah yang harus dibutuhkan Dan dipersiapkan untuk membaca Dan menghafalnya Dan sampai seperti apa kita harus menjaganya agar ia tetap setia bersama pemilik hafalan itu (al hafidz& al hafidzoh).

Adapun point penting yang bisa kita ambil dari diskusi ringan antra lain; Pertama, alasan kenapa menghafal quran dan motivasi. Tentunya semua orang mempunyai alasan tersendiri untuk memulai sesuatu kebaikan. Dan pribadi langsung bertanya pada salah seorang yang tamat SMA ia mengatakan bermula dari kegelisan dan perhatian akan kesebukan duniawi dan kemerosatan kegiatan harian yang kita kerjakan, ia mengatakan " Saya berfikir di dunia ini kita sudah sibuk akan pekerjaan dan hampir lupa bekal akhirat" Kira-kira seperti itu poinnya. Tidak sedikit seorang yang enggan untuk bermainsite ia mencoba menghafal selam dua taken dan alhamdulillah dengan izinnya bisa khatam. Maka artinya seperti itu ia mempunyai perhatian akan keluarga terlebih kedua orang tua, harapannya dengan menghafal alquran Allah akan ridha kepada kita dan mempermudah urusan duniawi kita terlebih akhirat yang dimana salah satu dari sekian jaza dari Allah SWT, seorang penghafal alquran berhak memberikan syafaat kepada orang-orang yang ia cintai di akhirat kelak.amin. Sungguh besar balasan yang Allah berikan, semoga kita termasuk orang yang diberikan kemudahan dalam menghafal kalamNya. Amin.

Kedua, ia menyampaikan terkait tata cara menghafal tentunya paling peting harus dia dengan niat yang sholeh, tulus karena Allah SWT, menghafal juga harus banyak  berkorban, korban waktu, pikiran tenaga dan bahkan bekal agar tetap semangat dan sehat wal'afiyat. Begitu juga dengan kita menghafal banyak diantara kita yang yang sudah jelas Allah memberikan kebaikan bukannya hanya di akhirat dunia pun Allah berikan, salah satunya adalah banyak yang bisa melanjutkan pengembaraannya dalam menuntut ilmu dikampus-kampus ternama yang ada dalam negri dan bahkan beberapa negara lainnya. Dan ingat karena hafalan itu adalah titipan yang amat mahal, ia harus kita jaga dan kita pastikan kekuatan, dan tidak lain kita kuatkan dengan cara tikror harian sesuai dengan seberapa banyak fahal yang kita miliki. Jika pada saat sekarang ini kita belum punya hafalan mari sama-sama kita niatkan untuk memulai, jangan ragu akan janji Allah SWT kepada hambanya, jika kita memperhatikan hak-hak Allah Maka hak-hak duniawi kita pasti akan dicukupkan oleh Allah SWT. Semoga kita keluarga, anak, orang tua kita menjadi penurus yang mempunyai akhlak yang berasas quran. Amin ya Rabbal alamiin.
Doa setelah membaca al Quran;

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Artinya:

Ya Allah, rahmatilah aku dengan Alquran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.”

Nac_...


Komak Goreng Bayan, Enaknya Bikin Nagihin

Komak Goreng Bayan, Enaknya Bikin Nagihin

Komak, kacang kara, kacang biduk, kacang bado atau kacang komak adalah sejenis kacang-kacangan dari suku Fabaceae. Tanaman ini terutama dikembangkan sebagai penghasil bahan pangan bebijian dan sayuran; namun juga baik sebagai pakan ternak, pupuk hijau, tanaman penutup tanah, dan tanaman hias. Peru diketahui biji-bijian ini juga jika diolah akan memberikan rasa yang tidak kalah lezatnya dengan makanan elit yang ada di beberapa restoran ternama. tidak hanya bisa dijadikan sayur atau lauk pauk, juga bisa jadi cemilan yang biasa menemanimu dihari-hari kerjamu dan bahkan kamu akan dibuat lupa, lupa akan tugasmu yang banyak tiba-tiba terselesaikan hingga terasa lebih semangat karena dibarengi dengan cemilan yang ringan ini. Rasanya pun gurih, manis pedas dan pastinya membuatmu ketagihan. Tunggu apa lagi buka hand phone anda dan hubungi kontak ini. 
Contact person (+62 819-9890-4605) 
Bayan, KLU NTB Indonesia

Bahan-bahan;
Komak+Cabai+baput+garam+terasi+penyedap+gultih/gulmer. 

Cara pembuatan;
Hubungi kontak diatas... 

MENJEMPUT KEBERKAHAN ILMU

MENJEMPUT KEBERKAHAN ILMU

MENJEMPUT KEBERKAHAN ILMU

Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah SWT. dan Shalawat dan salamnya selalu tercurahkan pada Nabi Muhammad SAW, semoga kelak kita termasuk umatnya yang husnul khotimah. Amin.

Pimpinan & Alumni
Pada hari selasa, 7 safar 1443/14 September 2021 kami disambangi oleh guru-guru kami, beliau adalah TGH. Abdul Karim Abdul Ghofur beserta Ummi dan  TGH. Musleh Kholil, S.Ip, M.H. beserta Ummi dan rombongan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu namun tidak mengurangi rasa hormat kami. 

Murid dan Guru ibaratnya antara anak dan orang tua baik di pesantren ataupun sekolah umum lainnya yang seharusnya terus kita dahulukan adanya adab murid terhadap guru, dimana murid sangat membutuhkan kehadiran guru sebagai orang yang memiliki pengetahuan lebih dan mampu mengajarkannya diberbagai bidang keilmuan kepadanya. walaupun sekecil apapun yang diajarkan, seseorang  tetaplah guru yang harus dihargai dan dihormati jasa-jasanya sebagaimana dalam kita ta'lim; "seseorang yang pernah mengajari kita satu hurufpun ia adalah guru kita". Komunikasi dan interaksi yang terjalin antara murid dan guru haruslah disertai dengan adab sebagai rasa hormat yang tinggi kepada sang guru. Bentuk penghormatan baik dalam lisan maupun perilaku harus selalu kita diterapkan dan kita tingkatkan dan bahkan menjadi kewajiban bagi setiap murid. Dimana seorang guru memiliki kedudukan yang tinggi di hadapan Allah SWT baik di dunia maupun di akhirat. Esensi dari menuntut ilmu tidak lain adalah mencari keberkahan dari Allah SWT melalui guru. Karena itu, jika sebagai murid tidak memiliki rasa tunduk dan hormat, keberkahan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik. Begitu pun dengan proses ketika mencari ilmu yang jika salah tidak jarang menemukan kesulitan-kesulitan dalalm menuntutnya. Semoga kita mendapatkan berkah dan dilancarkan oleh Allah SWT di setiap urusan kita, Amin. 

Pada kesempatan yang mulia itu beliau menyampaikan beberapa pesan diantaranya; 

PERTAMA, Beliau mengutip salah satu syair yang tidak jarang kita dengar, 

ألا ليت الشباب يعود يوما......فأخبره بما فعل المشيب

ولى الشباب فما له من عودة...أتى المشيب فأين منه المهرب

Andai masa muda bisa kembali lagi, pasti aku beritahu mereka apa yg aku alami di masa tuaku.

tapi masa muda telah berpaling dariku, dan masa tua datang gerangan kemanakah aku akan lari.

Begitulah kira-kira terjemahnya, beliau menekankan bagimana di waktu yang masih muda atau zaman emas kita seperti ini agar lebih memanfaatkan waktu untuk meningkatkan diri dalam segala bidang ilmu terlebih dalam ilmu agama, jangan terlena dengan kenikmatan sesaat hingga lupa apa yang mestinya di prioritaskan, karena ia akan menetukan seperti apa nasib kita kedepan agar tidak menyesal dikemudian kemudian hari, agar jangan sampai kita termasuk orang-orang yang merugi. Maka kesadaraan itulah yang  mestinya kita hadirkan dalam kehidupan kita saat sekarang  ini, karena tidak lain memberikan pengaruh positi terhadap pola pikir dan tindakan kita dimasa yang akan mendatang, ingat hari ini adalah hari esok, jika hari ini buruk maka buruk pula kedepannya dan sebaliknya baik pula yang akan kita tuai. Maka siapkanlah masa depanmu hari ini, detik ini jangan tunda waktumu, karena kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya. 

BACA JUGA INI

KEDUA, Niat dalam Menuntut ilmu harus senantiasa kita luruskan, karena ia menjadi pondasi awal, menjadi penentu arah. Begitu pula dengan kebersihan hati harus senantiasa kita jaga dengan baik. Beliau juga mengutip kata ulama dan memberikan perumpamaan dengan dua mangkok yang bersih dan satunya lagi mangkok yang masih kotor, ketika kita mebawa dua mangkok ini kesalah satu penjual madu maka yang paling dahulu diisi tentunya mangkok yang bersih tadi dibandingkan dengan mangkok yang masih kotor karena dengan sendirinya kita diminta untuk membersihkannya terlebih dahulu, maka dari ilustrasi tersebut memiliki kaitan yang sangat cocok dengan kita, jika kita pada saat sekarang ini dalam proses pencarian ilmu maka yang pertama kali kita jaga adalah kebersihan hati itu sendiri, sebab hati yang bersih akan mudah menerima ilmu, hati yang bersih akan tentram, mudah diatur dan banyak lagi kelebihannya dibandingkan hati yang masih kotor tadi, karena Ilmu itu adalah nur (cahaya) maka yang ia akan sampai pada orang yang dengan cahaya itu sendiri, yaitu hati dan bersih yang siap untuk menerima kebaikan dari siapapun. Semoga Allah SWT memberikan kepada beliau-beliau sehat wal afiayat, umur yang panjang, dimudahkan segala urusannya dan mendapat ridho serta rahmat dariNya. Amin

Maka pada akhirnya dari pesan  singkat guru-guru kita ini, mari kita kembali mengintrofeksi diri, bertanya pada diri kita, merenungi setiap kegiatan harian kita, apakah kita sudah sampai pada pesan-pesan itu? Sudah mendekatikah pada harapan-harapan itu? Atau justru kita belum sampai sama sekali, jawabannya ada pada diri kita masing-masing, yang tau segala halnya kita pribadi. Ingat keberkahan ilmu itu kita yang ciptakan dan sebaliknya kitapula yang mendatangkan ketidak berkahannya, jemputlah ia (keberkahan ilmu) sebelum terlambat karena ia masih setia menunggumu wahai para penuntut ilmu. 

Waallahu a'lam. 


ENAM SYARAT ILMU AKAN MENJADI BERKAH

Kewajiban seseorang untuk menuntut ilmu haruslah kita dengungkan tanpa henti, karena merupakan suatu kewajiban bagi penuntut ilmu agar sampai derajat tertinggi sisi Rabnya karena orang berilmu sudah pasti akan diangkat derajatnya didunia dan di akhirat, begitu pula keberkahan ilmu seseorang itu sangatlah menentukan kemaslahatannya sendiri, apakah ia akan tergolong orang-orang yang beruntung atau sebaliknya di kemudian hari. Kaitannya dengan Adab dan syarat dalam menuntut ilmu imam Az-zarnuji dalam kitab ta'limnya sangatlah detail menerangkan dalam hal bagiamana ilmu itu akan mendatangkan keberkahan dan bermanfaat untuk orang banyak. 

Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bisa menghantarkan pemiliknya pada ketakwaan kepada Allah SWT. Ilmu adalah nur illahi yang hanya diperuntukan bagi hamba-hambanya yang shaleh, ilmu yang bermanfaat inilah yang tidak mungkin bisa didapatkan kecuali dengan adanya enam yang harus di lengkapi open setiap penuntut ilmu. 

Setidaknya ada enam syarat yang titawarkan oleh Imam Az-zarnuji yang terdapat dalam kitab Ta’lim Al-Muta’allim.


ألالا تنال العلم إلا بستة        

     سأ نبيك عن مجموعها ببيان

ذكاء وحرص وا صطباروبلغة

وإرشادأستاذ وطول زمان

Yang artinya

Ingatlah, sesungguhnya engkau tidak akan memperoleh ilmu,   Kecuali dengan memenuhi syarat enam perkara yang akan aku terangkan secara ringkas adalah; 1. Cerdas; 2. Rajin; 3. Sabar; 4. Mempunyai bekal; 5. Petunjuk guru; dan 6. Waktu yang panjang. (Noor Aufa Shiddiq Al-Qudsy, Pedoman Belajar  Bagi Para Pelaja Dan Santri (AL-HIDAYAH, Surabaya), hlm. 21.)

ENAM SYARAT ILMU YANG BERKAH 

a. Cerdas 

Cerdas dalam berfikir dan berbuat . Orang cerdas tidak terpaku pada teori namun lebih terhadap pemahaman tentang cara atau konsep dalam Keilmuannya. dan pengetahuan yang ia dapat dari teori bisa ia amalkan dalam kehidupannya yang nyata. 

b. Rajin

Keberhasilan seorang penutut itu adalah dengan ia rajin dan tekun dalam bertugas terlebih dalam hal mencari ilmu yang ia butuhkan, dimana ia harus melawan kemalasan dalam rangka menhilangkan kemalasan dalam dirinya. 

C. Sabar 

Sabar adalah kunci seseorang dalam keberhasilannya, karena dalam suatu proses untuk sampai pada kemapanan diri ia harus mampu mengontrol diri agar tidak jenuh, dalam hal belajar jika ada kesulitan ia akan terus mencari dan mencari solusi untuk menuntaskan karena sabar juga tidak pasrah tentu usaha dengan kesabaran seorang pelajar sedikit demi sedikit dengan proses itu ia akan sampai pada kematangan ilmu karena ai selalu bersama kesabarannya.

D. Mempunyai bekal cukup

Bagian yang sangat penting juga hendaknya kita mempunyai bekal yang cukup untuk sampai kepada keberkahan ilmu, tidak peru banyak, dengan kecukupan dan tidak juga lebih karena apa yang kita punya dalam hal makanan akan memberikan pengaruh dalam proses belajar kita, berapa banyak seorang yang lalai dalam hal itu pada akhirnya keberkahan ilmu berkurang karena tidak hati-hati, maka bekal yang kita siapkan akan menghantarkan kita kepada keberkahan. 

E. Petunjuk Guru

Meminta nasehat kepada guru adalah hal yang sangat penting karena terkadang yang lebih tau kapasitas diri kita adalah guru, karena itu hendaknya kita mendengarkan arahan-arahan dari guru, dan kita amalkan arahan-arahan itu untuk keberhasilan kita dimasa yang akan datang. Kalau bukan karena guru kita belum tau apa yang mestinya kita ketahui walaupun masih jaih dari cukup. 

F. Waktu yang panjang

Jika kita ingin sesutu yang matang, kuat dan berkah dalam suatu bidang hendaknya harus mengikuti prosesnya. Dalam dunia pendidikan kita mulai dari sekolah TK hingga yang tertinggi dibidang pendidikan   kita tentunya melalui proses yang panjang tidak ada yang  asal jadi karena dengan proses yang lama tentunya sesuai dengan porsinya akan melahirkan pemuda yang secara keilmuannya kuat hingga dengan mudah ia menyelesaikan permasalahan keumatan, jika anda, kita sekarang ini masih fokus dalam belajar maka gunakanlah waktu itu dengan sebaik mungkin, ikuti alurnya dengan baik pada akhirnya kita dijadikan dan diberikan oleh Allah SWT ilmu yang berkah baik untuk diri dan orang banyak. 

Dan akhirnya dari ke enam syarat yang titawarkan oleh imam Az-zarnuji diatas sangat berpengaruh dalam mencapai cita-cita para pelajar atau murid dalam dunia pendidikan, maka dari itu dalam mencari ilmu harus pandai-pandai dalam menjaga adab kita sendiri, terutama adab terhadap guru harus dijaga. Murid yang mempunyai adab mulia juga akan mampu mewujudkan norma dan nilai positif yang akan mempengaruhi keberhasilan didalam proses menuntut ilmu itu sendiri, dan murid akan mampu mengetahui mana perbuatan  yang baik dan yang buruk. (Ali Noer, “Konsep Peserta Didik Dalam Pembelajaran Menurut Az Zarnuji Dan  Implikasinya Terhada Pendidikan Indonesia”, (Skripsi, FAI Pekan Baru, Riau, 2008), hlm. 5.) 

Semoga kita pelajar, pecinta ilmu dan segainya tau betul tahapan bagiamana agar ilmu kita mendatkan keberkahan dan mengamalkan apa kita punya  hingga orang lain bisa merasakan manfaatnya dan itu semua kita niati untuk menggapai ridho dariNya. Amin. 

Karena amalan yang jika kita niati hanya karena Allah SWT semata. Yakinlah hal yang kita inginkan setelah itu akan mengikuti sesuai dengan apa   yang sudah ditetapkan olehNya. Wallahu'alam.